IMASTHA Padang Kembali

Ikatan Mahasiswa Sumatera Thawalib (IMASTHA) adalah sebuah organisasi yang beranggotakan para alumni Madrasah Sumatera Thawalib Parabek yang sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah. IMASTHA ada di tiap-tiap perguruan tinggi dan kota tempat alumni melanjutkan studi. Organisasi ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah, tempat bertukar pikiran, berdiskusi, dan menambah ilmu serta pengalaman. Selain itu, organisasi ini dibentuk atas dasar kecintaan para alumni terhadap almamaternya, Madrasah Sumatera Thawalib Parabek.

Akan tetapi, pergerakan IMASTHA jarang terlihat dikarenakan kesibukan dan kurangnya semangat para anggota untuk membuat organisasi ini tetap hidup. Hal inilah yang dirasakan oleh Muslim, alumni tahun 2008 yang merupakan anggota IMASTHA IAIN Imam Bonjol Padang. Sudah 4 tahun IMASTHA IAIN IB tidak berjalan. “Lebih sulit mengumpulkan teman-teman yang telah lama hilang dari pada mencari uang.” Demikian kegelisahan yang diungkapkan oleh Muslim.

Sabtu, 16 April 2016 kemarin, Muslim dan 8 orang alumni lainnya mengadakan rapat di masjid kampus IAIN IB, Padang. Mereka sepakat untuk menghidupkan kembali IMASTHA, khususnya untuk wilayah Padang. Selain itu, mereka juga mengagendakan pertemuan selanjutnya dalam lingkup yang lebih besar, yakni IMASTHA Padang. Pertemuan disosialisasikan melalui grup BBM dan Line.

Minggu, 24 April 2016, agenda pertemuan awal menggerakkan kembali IMASTHA Padang berhasil dilaksanakan. Pertemuan yang dimulai pada pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh sebanyak 25 orang alumni. Masing-masing dari UNAND sebanyak 7 orang, UNP dua orang, UPI satu orang, Darma Andalas satu orang, dan selebihnya berasal dari IAIN IB. Menurut informasi dari Febriani Kurnia Putri (alumni 2013), pertemuan dengan agenda rapat sebelum mubes ini dipimpin oleh Muslim, dengan moderator Muhammad Fadhli (alumni 2012). Sesuai kesepakatan rapat kali ini, maka akan diagendakan dua acara besar, yaitu rihlah dan mubes.

Sebelum diadakannya musyawarah besar IMASTHA Padang 2016, para peserta rapat sepakat untuk mengadakan rihlah. Rihlah yang akan dikoordinatori oleh Fauzan Ramli (alumni 2011) ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh alumni yang ada di Padang sekaligus dalam rangka saling mengenal satu sama lain. Rihlah akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2016 dan bertempat di pantai Pasir Jambak Padang dengan agenda ta’aruf dan outbond. Untuk transportasi ke sana, direncanakan menggunakan dua mobil pribadi alumni, sepeda motor, dan jika kurang akan ditambah dengan angkot sewaan. Sedangkan untuk mubes, rencananya akan diadakan pada hari Minggu, 8 Mei 2016, pukul 08.00 WIB dan bertempat di aula lantai tiga fakultas Ushuludin IAIN Imam Bonjol Padang. Mubes ini sendiri akan diketuai oleh Muhammad Hanafy (alumni 2013). Pada saat mubes nanti akan dibentuk struktur kepengurusan baru IMASTHA Padang.

Kita semua berharap, semoga agenda-agenda IMASTHA Padang selanjutnya berjalan dengan lancar dan para anggotanya tetap konsisten dengan organisasi ini. Semoga apa yang dilakukan oleh IMASTHA Padang ini bisa menginspirasi alumni-alumni lain di kota-kota lain untuk menggerakkan kembali IMASTHA. Mari eratkan ukhuwah sebagai alumni parabek melalui IMASTHA dengan kegiatan-kegiatan positif. Semangat!!!

Imroati Karmillah

Imroati Karmillah adalah alumni Sumatera Thawalib Parabek lulusan tahun 2009. Menyelesaikan S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan S2 di pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang.

Komentar

Baca jugaclose
%d blogger menyukai ini: