Kemauan adalah Tiang Kebahagiaan

 Alam itu ialah Kemauan. Itulah ungkapan salah seorang ahli filsafat barat dalam menyimpulkan alam dan kehidupan. Kemauan inilah satu-satunya sarana yang digunakan untuk mencapai kebahagiaan. Sebab kemauan merupakan kekuatan dalam diri manusia.

Kemauan ini bergantung kepada hajat. Jika hajat itu kuat, maka muncullah kemauan yang kuat sehingga segala macam bentuk pengaruh dari luar bisa ditakhlukkan dan berlaku kebalikan. Oleh sebab itu, bertambah kuat kemauan maka bertambah dekat kebahagiaan.

Para ahli memasukkan ilmu jiwa ke dalam ilmu kedokteran modern karena mereka telah mendapatkan kepastian bahwa kemauan sangat berpengaruh besar kepada jasmani dan rohani. Banyak orang yang sakit sedikit saja, karena lemah kemauannya, ia tenggelam dalam sakit yang lebih parah. Sebaliknya, ada juga orang yang bisa sembuh sendiri tanpa diobati karena kemauan yang kuat untuk sehat. Lebih dari itu, bahkan ada juga dokter yang mengobati pasiennya hanya dengan menggunakan kemauan saja, tanpa resep obat apapun.

Oleh sebab itu, Al-Mutanabbi berkata, ”Orang pengecut mati beribu kali sementara orang berani hanya mati sekali”.

-Dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka

Baca jugaclose
%d blogger menyukai ini: