Tiga Tipe Mahasiswa yang Harus Anda Ketahui

Saya teringat dengan pelajaran yang sangat berharga pada acara “Motivation Training” yang diselenggarakan oleh KSI Ulul Albab, organisasi dakwah kampus IAIN Imam Bonjol Padang. Sebuah pelajaran yang tak pernah didapat di bangku perkuliahan. Pelajaran inilah yang memotivasi saya untuk menghidupkan kembali IMASTHA Parabek – Kota Padang yang sudah 5 tahun mati suri.

Pelajaran yang sangat berharga itu adalah tentang tipe-tipe mahasiswa. Ada 3 tipe mahasiswa secara garis besar yaitu: mahasiswa akademis, aktivis dan idealis.

AKADEMIS. Hampir sebagian besar mahasiswa menjadi mahasiswa yang akademis. Adapun ciri-ciri mahasiswa akademis itu adalah: jarang berkumpul bersama, keluar rumah/kost hanya waktu liburan saja, datang paling cepat, jadi tempat peminjaman catatan karena rajin mencatat, biasanya berteman dengan yang pintar saja, kurang peka terhadap kebijakan ataupun politik kampus dan jadi sibuk bila dekat-dekat waktu UTS dan UAS.

Memang tidak bisa dipungkiri, kebanyakan mahasiswa sekarang menjadi kurang peka terhadap masalah pengabdian masyarakat. Mereka hanya belajar, belajar dan terus belajar, hanya mengerti tentang perkuliahan, pulang kampus langsung ke perpustakaan atau balik ke kost, tidak peduli apa yang terjadi dengan teman-teman atau masyarakat di luar sana. Itulah kenapa jiwa sosialnya kurang. Mahasiswa tipe ini juga disebut dalam bahasa kerennya mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang). Amat disayangkan, mahasiswa yang hanya berfikir lulus cepat, orientasinya hanya bagaimana IP tinggi, tapi tidak belajar mengabdi langsung turun ke lapangan, mempraktekan teori yang didapat dari perkuliahan.

AKTIVIS. Nah, ini beda lagi. Tipe mahasiswa seperti ini akan berpikir bagaimana mendapatkan ilmu yang tidak didapat di bangku perkuliahan. Kesibukan mereka tidak hanya kuliah, namun jauh lebih luas. Ilmu kepemimpinan, kurikulum organisasi, seni managemen, jaringan luas, banyak teman, wawasan luas, pengalaman dan sebagainya merupakan buah dari ikut serta dalam organisasi. Mereka menganggap, kesempatan menjadi mahasiwa adalah kesempatan untuk menjelajahi dunia. Sehingga bila kuliah hanya disibukkan dengan dunia perkuliahan saja, sungguh merugikan. Sayangnya tipe mahasiswa ini cendrung mengutamakan organisasi ketimbang kuliah.

IDEALIS. Inilah tipe mahasiswa yang ideal, mahasiswa yang menjunjung tinggi Tridarma Perguruan Tinggi yaitu: pendidikan, penelitian dan pengabdian. Mahasiswa idealis adalah sebagai agen perubahan (agent of change) dan agen kontrol sosial (agent of social control). Mahasiswa bertipe idealis ini mampu menyeimbangkan antara perkuliahan dan organisasi, serta managemen waktu yang baik. Selain orientasinya mendapatkan nilai yang tinggi di bangku perkuliahan, tipe mahasiswa ini juga berkeinginan untuk mendapatkan nilai plus dari ekstra kampus. Dengan kata lain mencakup keduanya, akademis sekaligus aktifis.

Tipe mahasiswa idealis inilah yang akan mengharumkan nama kampus. Merekalah yang akan menghidupkan kegiatan-kegiatan kampus serta kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.  Mereka senang melakukan kajian-kajian ilmiah, sering mengadakan seminar ataupun training, dan bertipe pengkritik. Biasanya mahasiswa idealis ini cepat tanggap, memiliki pandangan luas terhadap sistem politik kampus, kebijakan kampus dsb. Seorang mahasiswa idealis biasanya memiliki gagasan atau ide-ide cemerlang yang dicita-citakan, karena mereka adalah orang-orang akademis yang cerdas sekaligus aktifis yang senang berorganisasi, berjiwa sosial dan suka mengabdi kepada masyarakat.

Semoga coretan saya ini bisa menjadi bahan renungan bagi para alumni MST Parabek yang sedang mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Salam ukhuwwah.[]

Baca jugaclose
%d blogger menyukai ini: